Setelah Drop, USD/CHF Masuk Mode Konsolidasi

Setelah Drop, USD/CHF Masuk Mode Konsolidasi
USD/CHF tertahan di sesi Eropa hari Selasa (10/2), seolah masuk mode “cooldown” setelah dua hari sebelumnya jatuh tajam. Kurs terakhir bergerak di sekitar 0,7673, naik tipis sekitar +0,10% hari ini—praktis masih di area 0,7657–0,7678 buat range harian.
Pasar kelihatan lagi konsolidasi: aksi jual Dolar kemarin sudah “dibayar”, sekarang trader lebih pilih nunggu amunisi data dari AS—terutama Retail Sales yang rilis di sesi Amerika nanti. Setelah sederet sinyal tenaga kerja yang mendingin belakangan ini, data belanja konsumen bakal jadi petunjuk penting: ekonomi masih tahan banting atau mulai ngedrop.
Sementara itu, kalender data AS minggu ini lagi padat karena efek shutdown: Jobs Report Januari dijadwalkan keluar Rabu, 11 Februari 2026, dan CPI Januari keluar Jumat, 13 Februari 2026. Dua data ini biasanya langsung nge-shift ekspektasi suku bunga—yang ujungnya juga ngaruh ke arah USD dan pairing safe-haven kayak CHF.
Dari sisi Swiss, sentimen konsumen masih minus (belum masuk zona optimis). Data resmi terakhir yang dipublikasikan menyebut indeks sentimen konsumen Swiss di -31 (Desember 2025), menunjukkan mood rumah tangga masih hati-hati walau ada komponen tertentu yang membaik. (Arl)
Sumber: Newsmaker.id
Panduan Analisis Pasar Keuangan
Untuk sukses dalam trading dan Portofolio Investasi, penting untuk memahami berbagai alat analisis yang tersedia:
Analisis Fundamental
Analisis fundamental melibatkan studi mendalam tentang kondisi ekonomi, kebijakan moneter, dan faktor makro yang mempengaruhi Pasar. Tools seperti kalender ekonomi dan laporan fundamental menjadi kunci.
Analisis Teknikal
Analisis teknikal menggunakan data harga historis dan volume untuk memprediksi pergerakan masa depan. Indikator seperti moving average, RSI, dan MACD sering digunakan oleh trader.
Manajemen Risiko
Implementasi manajemen risiko yang tepat, termasuk position sizing dan stop-loss, sangat penting untuk keberlanjutan trading dalam jangka panjang.
