BEI Suspensi 6 Saham, 2 Dibebaskan

Read Time:1 Minute, 27 Second
Ilustrasi IHSG.

Ilustrasi IHSG. (Antara/Bayu Pratama)

Jakarta, Beritasatu.com – Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan suspensi atau penghentian sementara terhadap enam saham dan membuka gembok dua saham pada perdagangan, Senin (15/9/2025).

BEI melakukan suspensi terhadap saham-saham di antaranya emiten PT Hotel Fitra International Tbk (FITT), PT First Media Tbk (KBLV), PT Pakuan Tbk (UANG), PT Oscar Mitra Sukses Sejahtera Tbk (OLIV), PT Lion Metal Works Tbk (LION), dan PT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk (SRAJ).

Top 3 Croatian Football Players

https://imasdk.googleapis.com/js/core/bridge3.720.0_id.html#fid=goog_1727653215

00:28PreviousPauseNext

00:09 / 01:32MuteSettingsFullscreen

Copy video url

Play / Pause

Mute / Unmute

Report a problem

Language

Share

Vidverto Player

Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Yulianto Aji Sadono mengatakan bahwa suspensi dilakukan karena terjadi peningkatan harga saham kumulatif yang signifikan.

BACA JUGA

BEI Suspensi 7 Saham dan Buka 6 Emiten

ADVERTISEMENT

https://99e3ef8c98abe2164786860e730b1b78.safeframe.googlesyndication.com/safeframe/1-0-45/html/container.html

“Tujuan dari kebijakan BEI ini adalah dalam rangka cooling down sebagai bentuk perlindungan bagi investor,” katanya dalam keterbukaan informasi BEI, Jumat (12/9/2025).

Menurutnya, penghentian sementara dilakukan untuk memberikan waktu kepada investor dalam mempertimbangkan secara matang berdasarkan informasi yang ada, untuk setiap pengambilan keputusan investasinya.

“Para pihak yang berkepentingan diharapkan untuk selalu memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan oleh perseroan,” tambahnya.

BACA JUGA

Tepis Rumor Negatif, BEI Ajak 44 Perusahaan Pamerkan Kinerja

Sementara itu, BEI juga membuka gembok suspensi dua saham di antaranya PT Voksel Electric Tbk (VOKS) dan PT Paperocks Indonesia Tbk (PPRI), mulai perdagangan sesi I, Senin (15/9/2025).

Yulianto mengatakan bahwa dengan dibukanya suspensi dua saham emiten tersebut, maka investor dapat kembali melakukan transaksi mulai perdagangan sesi I, di pasar reguler dan pasar tunai, Senin (15/9/2025).

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Previous post XAG/USD Tertahan di Atas $42
Next post Minyak Kokoh ditengah Rusia & Fed di Radar