Euro Tertekan ke Dekat 1,1750 usai Sentimen Ekonomi Zona Euro Memburuk

Euro Tertekan ke Dekat 1,1750 usai Sentimen Ekonomi Zona Euro Memburuk
EUR/USD melemah pada perdagangan Selasa (21/04), turun ke level terendah sesi di kisaran 1,1750 setelah gagal melanjutkan Penguatan hari sebelumnya yang sempat tertahan di sekitar 1,1790. Tekanan datang dari memburuknya data sentimen ekonomi Eropa yang memperkuat pandangan Pasar bahwa prospek pertumbuhan kawasan sedang melemah.
Survei ZEW menunjukkan sentimen investor institusional terhadap ekonomi Jerman turun tajam ke -17,2 pada April, menjadi yang terlemah sejak Desember 2022. Angka ini jauh di bawah perkiraan Pasar -5, dan merosot dari -0,5 pada Maret, menandakan penurunan keyakinan yang lebih dalam dari yang diperkirakan.
Komponen penilaian terhadap kondisi ekonomi saat ini juga memburuk. Indikator “current situation” Jerman turun ke -73,7 pada April dari -62,9 pada Maret, menggambarkan persepsi bahwa kondisi aktivitas ekonomi terkini semakin lemah.
Sentimen di tingkat kawasan ikut menekan euro. Sentimen ekonomi Zona Euro turun ke -20,4, juga terendah sejak Desember 2022, berlawanan dengan ekspektasi Pasar yang memperkirakan perbaikan moderat ke -3,6 dari -8,5 bulan sebelumnya.
Di luar faktor data, Pasar juga memantau perkembangan geopolitik terkait konflik AS–Iran yang dinilai ikut membebani Eropa melalui kanal energi dan kepercayaan bisnis. The Wall Street Journal melaporkan Teheran menyampaikan kesediaan mengirim delegasi ke Pakistan melalui mediator regional, meski sebelumnya muncul ancaman Iran untuk mundur dari proses damai menyusul penyitaan kapal kargo Iran oleh militer AS; Reuters mengutip sumber AS yang mengatakan “proses bergerak maju,” yang membantu menjaga optimisme Pasar tetap moderat. (gn)
Sumber: Newsmaker.id
Panduan Analisis Pasar Keuangan
Untuk sukses dalam Analisis Trading dan investasi, penting untuk memahami berbagai alat analisis yang tersedia:
Analisis Fundamental
Analisis fundamental melibatkan studi mendalam tentang kondisi ekonomi, kebijakan moneter, dan faktor makro yang mempengaruhi Pasar. Tools seperti kalender ekonomi dan laporan fundamental menjadi kunci.
Analisis Teknikal
Analisis teknikal menggunakan data harga historis dan volume untuk memprediksi pergerakan masa depan. Indikator seperti moving average, RSI, dan MACD sering digunakan oleh trader.
Manajemen Risiko
Implementasi manajemen risiko yang tepat, termasuk position sizing dan stop-loss, sangat penting untuk keberlanjutan trading dalam jangka panjang.
