Analisis Minyak Stabil, Proposal Iran Ditimbang Saat Arus Tetap Tersendat - Data Pasar 2026-04-28

Minyak Stabil, Proposal Iran Ditimbang Saat Arus Tetap Tersendat

Read Time:3 Minute, 32 Second

Analisis Minyak Stabil, Proposal Iran Ditimbang Saat Arus Tetap Tersendat - Data Pasar 2026-04-28

Minyak Stabil, Proposal Iran Ditimbang Saat Arus Tetap Tersendat

Harga Minyak bertahan menguat saat pelaku Pasar menimbang langkah berikutnya terkait potensi pembicaraan damai perang Iran. Fokus Pasar tertuju pada pembahasan proposal dari Teheran oleh Pemerintah AS, sementara Selat Hormuz masih hampir tidak bisa dilalui.
Brent diperdagangkan di sekitar $108 per barel setelah naik 2,8% pada Senin (28/4) , sementara WTI berada di atas $96. Presiden AS Donald Trump menggelar pertemuan membahas proposal tersebut, namun tetap menegaskan “garis merah”, termasuk mencegah Iran memperoleh senjata nuklir.
Meski gencatan senjata secara umum bertahan sejak awal April, blokade oleh Iran dan AS disebut membuat transit harian di Hormuz turun mendekati nol. Penutupan ini menahan arus Minyak mentah, gas alam, dan produk Minyak, yang menjaga harga energi tinggi serta memperbesar kekhawatiran risiko inflasi.
Rebecca Babin dari CIBC Private Wealth Group menilai masih ada ekspektasi arus mulai normal pada Mei–Juni sehingga harga tidak bergerak lebih ekstrem. Namun ia menekankan setiap hari pengetatan berlangsung akan memperketat keseimbangan pasokan fisik, menggerus buffer, dan meningkatkan risiko lonjakan harga yang lebih tajam.
Media Iran melaporkan Menlu Abbas Araghchi akan menyampaikan kepada Pakistan—yang memediasi pembicaraan—bahwa konflik bisa berakhir jika AS mencabut blokade laut, menyepakati kerangka hukum baru untuk lalu lintas di selat, dan memberikan jaminan tidak ada aksi militer lanjutan terhadap Iran. Wall Street Journal melaporkan AS masih skeptis, tetapi akan melanjutkan negosiasi dan kemungkinan menyiapkan respons serta usulan tandingan dalam beberapa hari ke depan.
Di sisi pasokan, dua tanker terkait Iran yang sempat dicegat AS dekat Sri Lanka pekan lalu dilaporkan berbalik arah, sementara blokade pelayaran ke/dari pelabuhan Iran sejak 13 April telah memutarbalikkan puluhan kapal. Kpler menilai Iran cepat kehabisan ruang penyimpanan sehingga berisiko memangkas output lebih jauh, sejalan dengan pernyataan Menkeu AS bahwa industri Minyak Iran mulai menutup produksi akibat blokade. Pada perdagangan terbaru, Brent Juni datar di $108,23 (08.21 Singapura), kontrak Brent Juli datar di $101,95, dan WTI Juni naik 0,3% ke $96,65.(Asd)
Sumber: Newsmaker.id

Analisis Komprehensif Pasar Minyak

Pasar Minyak dunia mengalami dinamika yang kompleks dipengaruhi faktor supply-demand, geopolitik, dan kebijakan energi global.

Faktor Penentu Harga Minyak

  • Kebijakan OPEC+: Kuota produksi dari kartel Minyak mempengaruhi supply global.
  • Data Inventori AS: Laporan mingguan EIA menjadi indikator penting demand.
  • Tensi Timur Tengah: Stabilitas kawasan produsen Minyak utama.
  • Permintaan Global: Pemulihan ekonomi pasca-pandemic mempengaruhi konsumsi.

Panduan Analisis Pasar Keuangan

Untuk sukses dalam trading dan Portofolio Investasi, penting untuk memahami berbagai alat analisis yang tersedia:

Analisis Fundamental

Analisis fundamental melibatkan studi mendalam tentang kondisi ekonomi, kebijakan moneter, dan faktor makro yang mempengaruhi Pasar. Tools seperti kalender ekonomi dan laporan fundamental menjadi kunci.

Analisis Teknikal

Analisis teknikal menggunakan data harga historis dan volume untuk memprediksi pergerakan masa depan. Indikator seperti moving average, RSI, dan MACD sering digunakan oleh trader.

Manajemen Risiko

Implementasi manajemen risiko yang tepat, termasuk position sizing dan stop-loss, sangat penting untuk keberlanjutan trading dalam jangka panjang.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Analisis Emas Stabil, Pasar Cermati Proposal Damai Iran dan Agenda Bank Sentral - Data Pasar 2026-04-28 Previous post Emas Stabil, Pasar Cermati Proposal Damai Iran dan Agenda Bank Sentral
Analisis Pound Melemah Pasar Tunggu The Fed dan BoE - Data Pasar 2026-04-28 Next post Pound Melemah Pasar Tunggu The Fed dan BoE