Analisis Euro Melemah Tipis, Risalah Fed Masih Jadi Beban - Data Pasar 2026-08-20

Euro Melemah Tipis, Risalah Fed Masih Jadi Beban

Read Time:3 Minute, 7 Second

Analisis Euro Melemah Tipis, Risalah Fed Masih Jadi Beban - Data Pasar 2026-08-20

Euro Melemah Tipis, Risalah Fed Masih Jadi Beban

EUR/USD melemah tipis pada perdagangan Asia, Kamis (20/8), dan berada di sekitar 1,1675. Euro terkoreksi terhadap Dolar AS setelah sempat mencatat kenaikan tajam pada sesi sebelumnya, meskipun potensi penurunan masih terbatas karena data ekonomi AS yang lebih lunak tetap menekan greenback.
Tekanan terhadap euro muncul setelah rapat terbaru Federal Reserve menunjukkan sebagian pejabat masih melihat perlunya kenaikan suku bunga jika inflasi tidak terus melanda. Pada pertemuan bulan Juli, The Fed mempertahankan suku bunga acuan di kisaran 3,50%–3,75%, namun sejumlah pejabat menilai tindakan lebih lanjut mungkin diperlukan untuk membawa inflasi kembali ke target.
Meski begitu, ekspektasi Pasar terhadap kenaikan suku bunga The Fed mulai menurun. Tanda-tanda inflasi AS yang mulai mendingin membuat Pasar kini memperkirakan peluang kenaikan suku bunga pada pertemuan berikutnya hanya sekitar 32,7%, turun dari 47% bulanan sebelumnya, berdasarkan CME FedWatch Tool.
Di sisi lain, Pasar justru berspekulasi bahwa Bank Sentral Eropa akan melanjutkan siklus kenaikan suku bunga. ECB Watch Tool menunjukkan peluang sekitar 90%–94% untuk kenaikan suku bunga 25 basis poin ke 2,50% pada pertemuan 9 September.
Analis Societe Generale menilai prospek pertumbuhan Zona Euro yang membaik ikut mendukung perubahan perbedaan suku bunga antara Eropa dan Amerika Serikat. Menurut mereka, penetapan harga suku bunga yang awalnya dipicu inflasi kini mulai diperkuat oleh ekspektasi pertumbuhan ekonomi yang lebih solid.
Analisis Newsmaker: Pergerakan EUR/USD saat ini masih cenderung koreksi terbatas, bukan tekanan besar. Selama ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed terus menurun dan peluang kenaikan ECB tetap tinggi, euro masih punya fondasi untuk bertahan di area atas. Namun, level 1,1700 menjadi resistance psikologis yang perlu ditembus agar momentum bullish berlanjut. Jika gagal, EUR/USD berpotensi bergerak sideways di area 1,1600–1,1700 sambil menunggu data inflasi dan sinyal bank sentral berikutnya. (asd)
Sumber: Newsmaker.id

Panduan Analisis Pasar Keuangan

Untuk sukses dalam trading dan investasi, penting untuk memahami berbagai alat analisis yang tersedia:

Analisis Fundamental

Analisis fundamental melibatkan studi mendalam tentang kondisi ekonomi, kebijakan moneter, dan faktor makro yang mempengaruhi Pasar. Tools seperti kalender ekonomi dan laporan fundamental menjadi kunci.

analisis teknikal

Analisis teknikal menggunakan data harga historis dan volume untuk memprediksi pergerakan masa depan. Indikator seperti moving average, RSI, dan MACD sering digunakan oleh trader.

Manajemen Risiko

Implementasi manajemen risiko yang tepat, termasuk position sizing dan stop-loss, sangat penting untuk keberlanjutan trading dalam jangka panjang.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Analisis Harga Minyak Bertahan di Level Tinggi Setelah Kenaikan Empat Hari Saat Trump Menargetkan Ekonomi Iran - Data Pasar 2026-08-20 Previous post Harga Minyak Bertahan di Level Tinggi Setelah Kenaikan Empat Hari Saat Trump Menargetkan Ekonomi Iran