Dolar Melemah, Euro Menguat karena Jerman Vote

Read Time:52 Second

Indeks Dolar menghapus kenaikan sebelumnya dan diperdagangkan sedikit lebih lemah, sementara euro menguat pasca anggota parlemen Jerman meloloskan paket pengeluaran penting. Yen stabil menjelang keputusan kebijakan Bank of Japan.
Baik BOJ maupun Federal Reserve diperkirakan akan mempertahankan suku bunga tidak berubah pada hari Rabu, dengan para pedagang menunggu arahan mengenai pergerakan suku bunga lebih lanjut.
Indeks Spot Dolar Bloomberg turun kurang dari 0,1%, setelah naik sebanyak 0,3% sebelumnya karena data pembangunan perumahan AS dan harga impor yang lebih baik dari perkiraan.
Pasangan EUR/USD naik 0,3% menjadi 1,0949, pada level tertinggi lima bulan.
AUD/USD turun 0,3% menjadi 0,6364.
Dolar Australia adalah mata uang Grup-10 dengan kinerja terburuk pada hari Selasa terhadap greenback.
Pasangan GBP/USD naik 0,1% menjadi 1,3007, diperdagangkan di atas 1,30 pada hari Selasa untuk pertama kalinya sejak November. USD/JPY sedikit berubah pada 149,19.
Sementara BOJ memulai pertemuan dua hari di mana para pembuat kebijakan diperkirakan akan mempertahankan suku bunga di tengah kekhawatiran atas ancaman terhadap pertumbuhan global.(yds)
Sumber: Bloomberg

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Previous post Pembicaraan damai Ukraina Imbangi kekhawatiran Timur Tengah, Minyak Turun
Next post Harga Minyak Turun Seiring Meningkatnya Stok AS dan Geopolitik