Perak Melesat, Dolar Loyo

Read Time:43 Second

Perak naik di atas $38,6 per ons pada Kamis(28/8), diperdagangkan dekat level tertinggi satu bulan seiring Dolar melemah di tengah meningkatnya ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed bulan depan. Pasar kini menilai peluang 89% untuk pemangkasan 25 bps pada September, naik dari 82% sepekan sebelumnya.
Perubahan sentimen terjadi setelah Presiden Donald Trump berupaya meningkatkan pengaruh terhadap bank sentral, menyusul langkah untuk memberhentikan Gubernur The Fed Lisa Cook dan menggantinya dengan kandidat yang lebih dovish/akomodatif. Dari sisi industri, permintaan Perak ditopang data kuat sektor fotovoltaik di Tiongkok.
Data terbaru menunjukkan ekspor sel surya Tiongkok melonjak lebih dari 70% pada paruh pertama tahun ini, dipimpin permintaan kuat dari India. Hal itu diikuti pemasangan lebih dari 93 gigawatt kapasitas surya pada Mei-rekor tertinggi dan kenaikan 300% (yoy)-menjelang perubahan kebijakan yang akan mempersulit penyambungan panel baru ke jaringan listrik. (az)
Sumber: Trading Economics

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Previous post Perak Melesat, Dolar Loyo
Next post Minyak Turun Meski AS Meningkatkan Tekanan ke India atas Minyak Rusia