Trump Bebaskan Tarif Uranium hingga Emas Batangan

Read Time:2 Minute, 18 Second
Harga emas global naik lebih dari 2 persen pada didorong oleh pelemahan dolar Amerika Serikat (AS).

Harga emas global naik lebih dari 2 persen pada didorong oleh pelemahan dolar Amerika Serikat (AS). (AP)

Washington, Beritasatu.com – Presiden Donald Trump membebaskan tarif untuk sejumlah logam seperti grafit, tungsten, uranium, emas batangan, dan logam lainnya. Hanya produk silikon yang tetap dikenakan pungutan.

Seperti dilaporkan Bloomberg, perubahan tersebut akan berlaku efektif mulai Senin (15/9/2025), berdasarkan perintah eksekutif yang dikeluarkan pada akhir pekan lalu.

https://imasdk.googleapis.com/js/core/bridge3.719.1_id.html#fid=goog_1378836694
https://imasdk.googleapis.com/js/core/bridge3.719.1_id.html#fid=goog_376847677

https://imasdk.googleapis.com/js/core/bridge3.719.1_id.html#fid=goog_1497435637

00:00PreviousPlayNext

00:00 / 01:40MuteSettingsFullscreen

Copy video url

Play / Pause

Mute / Unmute

Report a problem

Language

Share

Vidverto Player

Langkah Trump ini diyakini dapat mempercepat implementasi kesepakatan perdagangan khusus antara AS dan sejumlah negara lain, sehingga memudahkan Washington dalam menghapus tarif.

Beberapa produk lain yang juga dibebaskan dari tarif antara lain suku cadang pesawat, obat-obatan generik, serta produk tertentu yang tidak dapat ditanam, ditambang, atau diproduksi secara alami di dalam negeri, seperti rempah-rempah khusus, kopi, dan logam-logam langka.

ADVERTISEMENT

BACA JUGA

Kebijakan ini juga sejalan dengan rencana membebaskan emas batangan dari tarif, setelah keputusan Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan AS beberapa minggu lalu sempat mengejutkan pedagang dan menimbulkan kebingungan karena mengindikasikan emas batangan akan dikenakan pajak impor.

Perubahan ini dilakukan berdasarkan rekomendasi pejabat AS. Rekomendasi tersebut menyebutkan modifikasi diperlukan untuk menangani keadaan darurat nasional yang pertama kali dideklarasikan Trump ketika memberlakukan tarif impor lintas negara pada April lalu.

Dengan perubahan prosedural tersebut, Perwakilan Dagang AS dan Departemen Perdagangan mendapat wewenang untuk mengambil langkah-langkah implementasi perjanjian kerangka kerja dengan negara lain, termasuk Uni Eropa, Jepang, dan Korea Selatan.

Kepala Perdagangan Uni Eropa, Maros Sefcovic, menyambut baik keputusan ini. Dalam unggahannya di X, ia menilai langkah tersebut membuka jalan bagi penurunan tarif mobil dan suku cadang menjadi 15% serta mengamankan pengecualian penting dari batas 15%.

BACA JUGA

Uni Eropa sejak lama berupaya menghindari tarif AS yang lebih tinggi di sektor otomotif. Meski belum memberikan keringanan langsung, kebijakan ini dianggap sebagai langkah positif.

Tarif global Trump sendiri menjadi inti dari upaya besarnya mengatasi ketidakseimbangan perdagangan yang ia kecam sebagai ancaman keamanan nasional. Sebelum menaikkan puluhan tarif khusus negara bulan lalu, Trump terlebih dahulu mencapai kesepakatan dengan sejumlah negara untuk menetapkan tarif lebih rendah dengan imbalan penghapusan hambatan pada barang-barang Amerika.

Tarif resiprokal kini dicabut untuk beberapa mineral penting yang digunakan di sektor kedirgantaraan, elektronik konsumen, alat kesehatan, dan teknologi lainnya.

Produk farmasi seperti pseudoephedrine, antibiotik, dan obat-obatan lain yang saat ini masih menjadi objek investigasi perdagangan oleh Departemen Perdagangan, juga mendapat keringanan. Selain produk silikon, Trump memperluas tarif resiprokalnya ke resin dan aluminium hidroksida.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Previous post Minyak Stabil di Tengah Tarik-Ulur Demand AS vs Geopolitik
Next post Dolar Menguat, Pasar Tahan Nafas Jelang IHK AS