BI Catat Utang Luar Negeri RI Turun jadi US$ 424,4 Miliar

Read Time:1 Minute, 41 Second
Ilustrasi utang luar negeri.

Ilustrasi utang luar negeri. (AP)

Jakarta, Beritasatu.com – Bank Indonesia (BI) melaporkan utang luar negeri (external debt / ULN) Indonesia pada triwulan III 2025 menurun. Posisi ULN Indonesia pada periode Juli–September tercatat sebesar US$ 424,4 miliar, menurun dibandingkan posisi triwulan II 2025 sebesar US$ 432,3 miliar.

MuteFullscreen

Copy video url

Play / Pause

Mute / Unmute

Report a problem

Language

Share

Vidverto Player

advertisement

“Perkembangan tersebut dipengaruhi oleh melambatnya pertumbuhan ULN sektor publik dan kontraksi pada ULN sektor swasta,” ujar Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso, dalam keterangan resmi, Senin (17/11/2025).

ADVERTISEMENT

Secara rinci, ULN pemerintah tumbuh melambat di triwulan III 2025. Posisi ULN pemerintah pada triwulan III 2025 tercatat sebesar US$ 210,1 miliar atau secara tahunan tumbuh 2,9% year on year, melambat dibandingkan dengan pertumbuhan 10,0% year on year pada triwulan II 2025.

Ramdan menjelaskan, perkembangan tersebut terutama dipengaruhi oleh kontraksi pertumbuhan aliran masuk modal asing pada Surat Berharga Negara (SBN) domestik seiring ketidakpastian pasar keuangan global yang masih tinggi.

Berdasarkan sektor ekonomi, ULN pemerintah dimanfaatkan antara lain untuk mendukung sektor jasa kesehatan dan kegiatan sosial (23,1% dari total ULN pemerintah), administrasi pemerintah, pertahanan, dan jaminan sosial wajib (20,7%), jasa pendidikan (17,0%), konstruksi (10,7%), transportasi dan pergudangan (8,2%), serta jasa keuangan dan asuransi (7,5%).

BACA JUGA

“Posisi ULN pemerintah tersebut didominasi utang jangka panjang dengan pangsa mencapai 99,9% dari total ULN pemerintah,” jelas Ramdan.

Sementara itu, posisi ULN swasta tercatat sebesar US$ 191,3 miliar pada triwulan III 2025, lebih rendah dibandingkan dengan posisi pada triwulan II 2025 sebesar US$ 193,9 miliar. Secara tahunan, ULN swasta melanjutkan kontraksi pertumbuhan dari kontraksi pada triwulan sebelumnya sebesar 0,2% year on year menjadi sebesar 1,9% year on year.

Perkembangan tersebut dipengaruhi oleh ULN lembaga keuangan (financial corporations) yang terkontraksi sebesar 3,0% year on year dan perusahaan bukan lembaga keuangan (nonfinancial corporations) yang terkontraksi sebesar 1,7% year on year.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Analisis Satu Data Bisa Ubah Arah Dollar! - Data Pasar 2025-11-17 Previous post Satu Data Bisa Ubah Arah Dollar!
Analisis Pound Menguat Tipis, Tapi Ada Bom Waktu di Anggaran Inggris? - Data Pasar 2025-11-17 Next post Pound Menguat Tipis, Tapi Ada Bom Waktu di Anggaran Inggris?