Wisata Dalam Negeri Digenjot lewat Diskon Menarik hingga Paket Khusus

Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana memberikan sambutan saat peluncuran buku Indonesia Tourism Outlook 2025/2026 pada forum Wonderful Indonesia Outlook (WIO) 2025/2026. (Beritasatu.com/Kemenpar)

Jakarta, Beritasatu.com – Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana mendorong masyarakat untuk berwisata di dalam negeri, terutama selama periode Libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Pemerintah telah menyiapkan sejumlah inisiatif, mulai dari program diskon belanja ‘Indonesia Great Sale’, potongan harga tiket transportasi, hingga paket wisata khusus.
Play / Pause
Mute / Unmute
Report a problem
Language
Share
Vidverto Player
Hal ini disampaikan Widiyanti saat meninjau kesiapan destinasi wisata menghadapi periode Nataru di Aloha yang berada di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2, Tangerang, Selasa (23/12/2025).
ADVERTISEMENT
ad
“Banyak diskon menarik, ada great sale 20% hingga 80% di lebih dari 400 gerai, pada 24 provinsi. Namanya Indonesia Great Sale. Jadi kita encourage kalau mau belanja, di Indonesia saja,” ujar Widiyanti seusai melakukan peninjauan.
Selain diskon produk, Kemenpar juga bekerja sama dengan PT Angkasa Pura dan PT Kereta Api Indonesia (KAI) untuk memberikan potongan harga tiket hingga 15%. Upaya ini diharapkan dapat mendorong mobilitas wisatawan domestik selama libur panjang.
Tak hanya itu, lebih dari 65 paket wisata juga telah disiapkan bersama dengan mitra-mitra industri pariwisata yang ditujukan bagi wisatawan lokal yang ingin berlibur di Indonesia.
“Kemudian kami sudah melakukan kerjasama dengan mitra untuk membuat paket-paket wisata. Ada 65 paket wisata lebih, untuk ibu-ibu, keluarga-keluarga Indonesia yang ingin jalan-jalan di Indonesia,” tambahnya.
Menjelang puncak libur Nataru, Widiyanti menekankan pentingnya aspek kebersihan, keamanan, dan keselamatan wisatawan di setiap destinasi. Hal ini menjadi perhatian khusus mengingat kondisi cuaca yang tidak dapat diprediksi.
Lebih lanjut, Widiyanti mengajak masyarakat tidak hanya berwisata di dalam negeri, tetapi juga turut mempromosikan pariwisata Indonesia melalui konten positif di media sosial.
“Pariwisata itu perlu dipromosikan bukan dari kementerian, juga dari industri, asosiasi, tetapi juga dari masyarakat,” ujar Widiyanti.
Sebagai informasi, Kementerian Pariwisata sebelumnya telah melakukan peninjauan ke 30 destinasi wisata di berbagai daerah untuk memastikan kesiapan infrastruktur dan layanan dalam menghadapi lonjakan wisatawan pada libur Nataru 2025/2026.
