Mengenal Sistem Tarif Cukai Rokok dan Strategi Lawan Produk Ilegal

Ilustrasi cukai rokok. (Antara/Rifqi Raihan Firdaus)
Jakarta, Beritasatu.com – Isu tarif cukai rokok selalu menjadi perhatian publik karena menyentuh berbagai aspek strategis, mulai dari penerimaan negara, kesehatan masyarakat, hingga keberlangsungan industri hasil tembakau.
Dalam beberapa tahun terakhir, Pemerintah Indonesia secara konsisten menyempurnakan sistem tarif cukai hasil tembakau (CHT) untuk menciptakan keadilan usaha sekaligus menekan peredaran rokok ilegal yang masih marak di pasaran.
Lionel Messi
https://imasdk.googleapis.com/js/core/bridge3.738.0_id.html#deid=%22%22&eventfe_experiment_ids=%5B%5D&fid=%22goog_1697023739%22&genotype_experiment_data=%7B%22experimentStateProto%22%3A%22%5B%5B%5B45713128%2Cnull%2Cnull%2C%5B%5D%5D%2C%5Bnull%2C749060184%2Cnull%2C%5Bnull%2C100%5D%5D%2C%5B45722344%2Cnull%2Cnull%2C%5B%5D%5D%2C%5B45706017%2Cnull%2Cnull%2C%5B1%5D%5D%2C%5B45740207%2Cnull%2Cnull%2C%5B%5D%5D%2C%5B45668885%2Cnull%2Cnull%2C%5B%5D%5D%2C%5B45685340%2Cnull%2Cnull%2C%5B%5D%5D%2C%5B45734716%2Cnull%2Cnull%2C%5B%5D%5D%2C%5B45735891%2Cnull%2Cnull%2C%5B%5D%5D%2C%5B45663239%2Cnull%2Cnull%2C%5B%5D%5D%2C%5B45715032%2Cnull%2Cnull%2C%5B1%5D%5D%2C%5B45661356%2Cnull%2Cnull%2C%5B%5D%5D%2C%5B45676441%2Cnull%2Cnull%2C%5B%5D%5D%2C%5B45675307%2Cnull%2Cnull%2C%5B1%5D%5D%2C%5B45675308%2Cnull%2Cnull%2C%5B1%5D%5D%2C%5Bnull%2C45645574%2Cnull%2C%5B%5D%5D%2C%5B45688859%2Cnull%2Cnull%2C%5B%5D%5D%2C%5B45656766%2Cnull%2Cnull%2C%5B%5D%5D%2C%5B45710689%2Cnull%2Cnull%2C%5B%5D%5D%2C%5B45710688%2Cnull%2Cnull%2C%5B1%5D%5D%2C%5B45685601%2Cnull%2Cnull%2C%5B%5D%5D%2C%5Bnull%2C45685602%2Cnull%2C%5Bnull%2C500%5D%5D%2C%5B45747172%2Cnull%2Cnull%2C%5B%5D%5D%2C%5B775241416%2Cnull%2Cnull%2C%5B%5D%5D%2C%5B781107959%2Cnull%2Cnull%2C%5B%5D%5D%2C%5B781107958%2Cnull%2Cnull%2C%5B%5D%5D%2C%5B792614055%2Cnull%2Cnull%2C%5B%5D%5D%2C%5B781107957%2Cnull%2Cnull%2C%5B%5D%5D%2C%5B45729602%2Cnull%2Cnull%2C%5B%5D%5D%2C%5B45658982%2Cnull%2Cnull%2C%5B%5D%5D%2C%5B45725657%2Cnull%2Cnull%2C%5B%5D%5D%5D%2C%5B%5B16%2C%5B%5B1%2C%5B%5B31089630%5D%2C%5B31089631%2C%5B%5B45668885%2Cnull%2Cnull%2C%5B1%5D%5D%5D%5D%5D%5D%2C%5B50%2C%5B%5B31096307%5D%2C%5B31096308%2C%5B%5Bnull%2C745150931%2Cnull%2C%5Bnull%2C1%5D%5D%2C%5B841585769%2Cnull%2Cnull%2C%5B1%5D%5D%5D%5D%5D%5D%2C%5B1000%2C%5B%5B95332046%5D%5D%5D%2C%5Bnull%2C%5B%5B95332047%5D%5D%5D%2C%5B10%2C%5B%5B95333808%5D%2C%5B95333809%2C%5B%5B635466687%2Cnull%2Cnull%2C%5B1%5D%5D%5D%5D%5D%5D%2C%5B10%2C%5B%5B95338769%2C%5B%5Bnull%2C45645574%2Cnull%2C%5Bnull%2C1%5D%5D%5D%5D%2C%5B95338770%2C%5B%5Bnull%2C45645574%2Cnull%2C%5Bnull%2C2%5D%5D%5D%5D%5D%5D%2C%5B50%2C%5B%5B95345206%5D%2C%5B95345207%2C%5B%5B45661356%2Cnull%2Cnull%2C%5B1%5D%5D%5D%5D%5D%5D%2C%5B1%2C%5B%5B95351425%5D%2C%5B95351426%2C%5B%5B45676441%2Cnull%2Cnull%2C%5B1%5D%5D%5D%5D%5D%5D%2C%5B20%2C%5B%5B95356068%5D%2C%5B95356069%2C%5B%5B45685601%2Cnull%2Cnull%2C%5B%5D%5D%2C%5Bnull%2C45685602%2Cnull%2C%5B%5D%5D%5D%5D%2C%5B95356070%2C%5B%5B45685601%2Cnull%2Cnull%2C%5B1%5D%5D%2C%5Bnull%2C45685602%2Cnull%2C%5B%5D%5D%5D%5D%2C%5B95356071%2C%5B%5B45685601%2Cnull%2Cnull%2C%5B1%5D%5D%2C%5Bnull%2C45685602%2Cnull%2C%5Bnull%2C100%5D%5D%5D%5D%5D%5D%2C%5B1%2C%5B%5B95373378%2C%5B%5B792614055%2Cnull%2Cnull%2C%5B1%5D%5D%5D%5D%2C%5B95373379%2C%5B%5B45747172%2Cnull%2Cnull%2C%5B1%5D%5D%2C%5B781107959%2Cnull%2Cnull%2C%5B1%5D%5D%2C%5B792614055%2Cnull%2Cnull%2C%5B1%5D%5D%2C%5B781107957%2Cnull%2Cnull%2C%5B1%5D%5D%5D%5D%5D%5D%2C%5B50%2C%5B%5B95375505%5D%2C%5B95375506%2C%5B%5Bnull%2C749060184%2Cnull%2C%5B%5D%5D%5D%5D%5D%5D%2C%5Bnull%2C%5B%5B95375930%5D%2C%5B95375931%2C%5B%5B45734716%2Cnull%2Cnull%2C%5B1%5D%5D%5D%5D%2C%5B95376520%2C%5B%5B45734716%2Cnull%2Cnull%2C%5B1%5D%5D%2C%5B45735891%2Cnull%2Cnull%2C%5B1%5D%5D%5D%5D%5D%5D%2C%5Bnull%2C%5B%5B95378095%5D%2C%5B95378096%2C%5B%5B45740207%2Cnull%2Cnull%2C%5B1%5D%5D%5D%5D%5D%5D%2C%5B1%2C%5B%5B95378629%5D%2C%5B95378630%2C%5B%5B45729602%2Cnull%2Cnull%2C%5B1%5D%5D%5D%5D%5D%5D%2C%5B50%2C%5B%5B95381
Vidverto Player
Salah satu langkah terbaru yang tengah dikaji pemerintah adalah rencana penambahan lapisan tarif cukai rokok. Kebijakan ini diharapkan dapat memperkuat upaya pemberantasan rokok ilegal, sekaligus mendorong pelaku usaha untuk beralih ke jalur legal.
Mengenal Sistem Tarif Cukai Rokok di Indonesia
Cukai hasil tembakau merupakan pungutan negara yang dikenakan atas produk tembakau, seperti rokok, cerutu, rokok daun atau klobot, serta tembakau iris.
Indonesia menerapkan sistem tarif cukai berlapis (layered system), di mana besaran tarif ditentukan berdasarkan beberapa faktor, antara lain jenis rokok, skala produksi, dan golongan pabrik.
Struktur tarif cukai rokok ini telah mengalami proses penyederhanaan yang cukup signifikan. Pada 2009, sistem tarif cukai hasil tembakau masih terdiri atas 19 lapisan tarif. Namun, jumlah tersebut kemudian dipangkas menjadi delapan lapisan tarif pada 2022.
Penyederhanaan tersebut diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 192 Tahun 2020 tentang Tarif Cukai Hasil Tembakau berupa sigaret, cerutu, rokok daun atau klobot, serta tembakau. Langkah ini dilakukan untuk menyederhanakan administrasi, meningkatkan kepatuhan, dan menciptakan iklim usaha yang lebih adil.
Rencana Penambahan Lapisan Tarif Cukai Baru
Meski struktur tarif telah disederhanakan, pemerintah kembali mengkaji penambahan satu lapisan tarif cukai rokok. Langkah ini bukan semata-mata untuk menambah beban industri, melainkan sebagai bagian dari strategi transisi bagi pelaku rokok ilegal agar dapat masuk ke sistem legal.
Dengan adanya lapisan tarif tambahan, pemerintah berupaya menyediakan ruang yang lebih realistis bagi produsen rokok kecil atau informal untuk beroperasi secara resmi dan memenuhi kewajiban cukai.
Kebijakan ini diharapkan dapat mengurangi kesenjangan antara tarif cukai rokok legal dan harga rokok ilegal yang selama ini menjadi salah satu faktor utama maraknya peredaran rokok tanpa pita cukai.
Di sisi lain, kebijakan ini juga menjadi sinyal tegas negara tidak lagi memberikan toleransi terhadap praktik produksi dan peredaran rokok ilegal. Setelah aturan baru diterbitkan, penegakan hukum direncanakan akan dilakukan secara lebih ketat dan menyeluruh.
Rokok Ilegal dan Dampaknya bagi Negara
Meski berbagai kebijakan telah diterapkan, peredaran rokok ilegal masih menjadi tantangan serius. Direktorat Jenderal Bea dan Cukai sejak 2025 hingga saat ini telah dilakukan lebih dari 20.000 penindakan terhadap rokok ilegal.
Dari penindakan tersebut, total sitaan mencapai sekitar 1,4 miliar batang rokok ilegal. Salah satu penindakan terbesar terjadi di Pekanbaru, Riau, dengan jumlah sitaan sekitar 160 juta batang rokok, yang menyumbang porsi signifikan dari total penindakan nasional.
Selain jumlah batang yang disita, nilai barang bukti dari penindakan rokok ilegal sepanjang 2025 tercatat mencapai Rp 9,8 triliun. Angka ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya dan mencerminkan besarnya potensi kerugian negara akibat praktik ilegal di sektor hasil tembakau.
Rokok ilegal tidak hanya berdampak pada hilangnya penerimaan negara, tetapi juga menciptakan persaingan usaha yang tidak sehat. Produsen rokok legal wajib membayar cukai sesuai ketentuan, sementara pelaku ilegal dapat menjual produknya dengan harga lebih murah karena tidak menanggung kewajiban yang sama.
Tujuan Jangka Panjang Kebijakan Tarif Cukai Rokok
Kebijakan tarif cukai rokok tidak semata-mata ditujukan untuk meningkatkan penerimaan negara. Dalam jangka panjang, kebijakan ini memiliki beberapa tujuan strategis, antara lain:
- Meningkatkan kepatuhan industri hasil tembakau terhadap regulasi.
- Menciptakan persaingan usaha yang adil dan sehat.
- Melindungi konsumen dari peredaran produk ilegal.
- Mendukung pengendalian konsumsi rokok secara bertahap.
Dengan sistem tarif yang lebih terstruktur dan penegakan hukum yang konsisten, pemerintah berharap peredaran rokok ilegal dapat ditekan secara signifikan, sekaligus mendorong industri hasil tembakau beroperasi secara lebih tertib dan bertanggung jawab.
Sistem tarif cukai rokok di Indonesia terus berkembang seiring dengan dinamika industri dan tantangan di lapangan. Rencana penambahan lapisan tarif cukai hasil tembakau menjadi bagian dari strategi komprehensif pemerintah dalam memerangi rokok ilegal sekaligus mendorong legalitas usaha.
Keberhasilan kebijakan ini sangat bergantung pada sinergi antara regulasi yang tepat, pengawasan yang kuat, serta kesadaran pelaku usaha dan masyarakat luas untuk mendukung terciptanya industri hasil tembakau yang lebih tertib dan berkeadilan.
