Sesi I, IHSG Hari Ini Menguat 0,6 Persen ke 8.373

Read Time:1 Minute, 42 Second
IHSG.

IHSG. (Beritasatu Photo/David Gita Roza)

Jakarta, Beritasatu.com – Indeks harga saham gabungan (IHSG) ditutup menguat pada akhir perdagangan sesi I, Rabu (25/2/2026). IHSG naik 49,29 poin atau 0,6% ke level 8.330,12.

Sepanjang perdagangan sesi I, IHSG bergerak fluktuatif pada kisaran 8.259 hingga 8.373. Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), volume perdagangan pada sesi I tercatat mencapai 31,39 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 16,69 triliun. Frekuensi perdagangan mencapai 1.739.267 kali transaksi.

Advertisement

Secara keseluruhan, sebanyak 319 saham menguat, 329 saham melemah, dan 169 saham stagnan. Sementara itu, saham-saham berkapitalisasi besar yang tergabung dalam indeks LQ45 turut menguat 0,87%.

BACA JUGA

IHSG Hari Ini Dibuka Lanjutkan Penguatan ke 8.318

ADVERTISEMENT

Mayoritas sektor saham ditutup di zona hijau pada sesi I. Sektor perindustrian memimpin penguatan dengan kenaikan 2,04%. Disusul sektor barang konsumsi nonprimer 1,93%, sektor barang baku 1,56%, sektor kesehatan 1,23%, serta sektor energi 0,56%.

Sebaliknya, pelemahan terjadi pada sektor transportasi yang turun 2,09% dan sektor teknologi yang terkoreksi 0,25%.

Adapun saham dengan kenaikan tertinggi, saham PT Perdana Bangun Pusaka Tbk (KONI) melesat hingga menyentuh batas auto rejection atas (ARA) setelah naik 25% ke level Rp 2.250.

Selain itu, saham PT Selaras Citra Nusantara Perkasa Tbk (SCNP) melonjak 27,71% menjadi Rp 212, PT Rohartindo Nusantara Luas Tbk (TOOL) naik 25,76% ke Rp 83, PT Industri dan Perdagangan Bintraco Dharma Tbk (CARS) menguat 21,28% ke Rp 144, serta PT Jantra Grupo Indonesia Tbk (KAQI) bertambah 17,95% ke Rp 92.

Di sisi lain, saham PT Indosping Tbk (INDS) mencatat penurunan terdalam dan menyentuh batas auto rejection bawah (ARB). Harga saham INDS turun 14,97% menjadi Rp 1.505.

Pelemahan juga terjadi pada saham PT Daaz Bara Lestari yang merosot 11,92% ke Rp 3.620, PT Sunson Textile Manufacture Tbk (SSTM) turun 11,76% ke Rp 975, serta PT Idea Indonesia Akademi Tbk (IDEA) terkoreksi 10% ke Rp 135.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Analisis AUD Melonjak, CPI Australia Panas Dorong Spekulasi RBA Lebih Hawkish - Data Pasar 2026-02-25 Previous post AUD Melonjak, CPI Australia Panas Dorong Spekulasi RBA Lebih Hawkish
Analisis Minyak Bertahan Dekat Tertinggi 7 Bulan Jelang Dialog AS–Iran - Data Pasar 2026-02-25 Next post Minyak Bertahan Dekat Tertinggi 7 Bulan Jelang Dialog AS–Iran