Trump Ultimatum Iran, Minyak Bertahan di US$80

Trump Ultimatum Iran, Minyak Bertahan di US$80
Harga Minyak bergerak stabil pada perdagangan Asia setelah mencatat penurunan terbesar dalam sepekan. West Texas Intermediate berada di sekitar US$80,02 per barel, sedangkan Brent sebelumnya ditutup turun 4,7% ke US$83,77 per barel.
Pasar masih menunggu perkembangan diplomasi setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyebut tawaran pembicaraan terbaru sebagai “kesempatan terakhir” bagi Iran. Trump juga menginginkan Selat Hormuz segera dibuka kembali secara penuh untuk memperlancar arus energi global.
Namun, Iran membantah sedang melakukan negosiasi langsung dengan Washington. Teheran hanya mengakui adanya kemajuan pembicaraan dengan Oman mengenai jalur sementara agar lebih banyak kapal dapat melintasi Selat Hormuz dengan aman.
Ketidakpastian tersebut membuat harga Minyak bergerak sangat fluktuatif. Selat Hormuz sebelumnya menjadi jalur sekitar seperlima pasokan Minyak mentah dan gas alam cair dunia, tetapi arus kapal kini masih jauh lebih rendah dibandingkan sebelum perang.
Gangguan pasokan juga terlihat dari ekspor Minyak Arab Saudi yang turun sekitar 460.000 barel per hari pada Juli menjadi 4,19 juta barel per hari. Risiko tambahan datang dari serangan terhadap kilang, kapal tanker, dan infrastruktur Minyak Rusia serta Laut Hitam.
Analisis Newsmaker: Minyak berpotensi tetap tertekan selama diplomasi menunjukkan kemajuan dan arus kapal mulai pulih. Namun, bantahan Iran serta ultimatum Trump membuat risiko eskalasi belum hilang. WTI perlu bertahan di area US$80, sementara kegagalan perundingan dapat memicu lonjakan harga secara cepat.(asd)*
Sumber: Newsmaker.id
Analisis Komprehensif Pasar Minyak
Pasar Minyak dunia mengalami dinamika yang kompleks dipengaruhi faktor supply-demand, geopolitik, dan kebijakan energi global.
Faktor Penentu Harga Minyak
- Kebijakan OPEC+: Kuota produksi dari kartel Minyak mempengaruhi supply global.
- Data Inventori AS: Laporan mingguan EIA menjadi indikator penting demand.
- Tensi Timur Tengah: Stabilitas kawasan produsen Minyak utama.
- Permintaan Global: Pemulihan ekonomi pasca-pandemic mempengaruhi konsumsi.
Panduan Analisis Pasar Keuangan
Untuk sukses dalam trading dan Instrumen Investasi, penting untuk memahami berbagai alat analisis yang tersedia:
analisis fundamental
Analisis fundamental melibatkan studi mendalam tentang kondisi ekonomi, kebijakan moneter, dan faktor makro yang mempengaruhi Pasar. Tools seperti kalender ekonomi dan laporan fundamental menjadi kunci.
Analisis Teknikal
Analisis teknikal menggunakan data harga historis dan volume untuk memprediksi pergerakan masa depan. Indikator seperti moving average, RSI, dan MACD sering digunakan oleh trader.
Manajemen Risiko
Implementasi manajemen risiko yang tepat, termasuk position sizing dan stop-loss, sangat penting untuk keberlanjutan trading dalam jangka panjang.
