Analisis Dolar Melemah, PPI Dingin Pangkas Peluang Fed Hike - Data Pasar 2026-08-14

Dolar Melemah, PPI Dingin Pangkas Peluang Fed Hike

Read Time:3 Minute, 5 Second

Analisis Dolar Melemah, PPI Dingin Pangkas Peluang Fed Hike - Data Pasar 2026-08-14

Dolar Melemah, PPI Dingin Pangkas Peluang Fed Hike

Dolar AS melemah pada perdagangan Kamis (13/8) setelah data inflasi produsen yang lebih rendah dari perkiraan kembali menekan ekspektasi kenaikan suku bunga Federal Reserve. Indeks Dolar turun sekitar 0,1% ke level 99,94 dan berpeluang menghentikan reli selama tiga hari berturut-turut.
Data Producer Price Index Juli menunjukkan headline PPI tidak berubah secara bulanan dan naik 4,7% secara tahunan. Angka tersebut lebih rendah dari perkiraan Pasar dan melambat dari kenaikan 5,5% pada Juni. Core PPI juga naik hanya 0,2% secara bulanan, di bawah estimasi 0,3%, sementara secara tahunan berada di 4,2%.
Dengan CPI dan PPI yang sama-sama menunjukkan perlambatan secara tahunan, Pasar semakin yakin tekanan inflasi mulai mereda. Meski The Fed lebih memperhatikan Core PCE sebagai indikator inflasi utama, komponen CPI dan PPI tetap menjadi bagian penting dalam pembentukan data tersebut.
Setelah rilis PPI, peluang kenaikan suku bunga The Fed pada September turun menjadi sekitar 34%, sementara peluang suku bunga dipertahankan naik menjadi hampir 66%. Perubahan ekspektasi ini menjadi faktor utama yang menekan Dolar.
Di Pasar mata uang lainnya, yen Jepang masih sedikit melemah dengan USD/JPY bergerak sekitar 159,52, sehingga terus menghapus sebagian Penguatan pasca-intervensi akhir Juli. Poundsterling juga turun tipis ke sekitar 1,3485 meski data GDP Inggris menunjukkan ekonomi kembali tumbuh 0,4% pada Juni.
Analisis Newsmaker: PPI yang lebih dingin memperkuat pandangan bahwa The Fed memiliki ruang lebih besar untuk menahan suku bunga pada September. Kondisi ini cenderung membatasi kenaikan DXY di sekitar level 100. Jika data berikutnya kembali lemah, Dolar berpotensi melanjutkan koreksi dan memberikan dukungan bagi Emas. Namun, rebound harga Minyak atau data ekonomi yang lebih kuat tetap dapat menghidupkan kembali ekspektasi Fed hike.(yds)
Sumber: Newsmaker.id

Panduan Analisis Pasar Keuangan

Untuk sukses dalam trading dan Instrumen Investasi, penting untuk memahami berbagai alat analisis yang tersedia:

Analisis Fundamental

Analisis fundamental melibatkan studi mendalam tentang kondisi ekonomi, kebijakan moneter, dan faktor makro yang mempengaruhi Pasar. Tools seperti kalender ekonomi dan laporan fundamental menjadi kunci.

analisis teknikal

Analisis teknikal menggunakan data harga historis dan volume untuk memprediksi pergerakan masa depan. Indikator seperti moving average, RSI, dan MACD sering digunakan oleh trader.

Manajemen Risiko

Implementasi manajemen risiko yang tepat, termasuk position sizing dan stop-loss, sangat penting untuk keberlanjutan trading dalam jangka panjang.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Analisis Minyak Turun Lebih dari 2%, Lonjakan Stok AS Tekan Harga - Data Pasar 2026-08-14 Previous post Minyak Turun Lebih dari 2%, Lonjakan Stok AS Tekan Harga
Analisis Minyak Bertahan di US$87, Hormuz Masih Buntu - Data Pasar 2026-08-14 Next post Minyak Bertahan di US$87, Hormuz Masih Buntu