Kadin Sebut Investasi Digital Butuh Kolaborasi Pemerintah dan Swasta

Read Time:1 Minute, 35 Second
Ilustrasi artificial intelligence (AI).

Ilustrasi artificial intelligence (AI). (Freepik/DC Studio)

Jakarta, Beritasatu.com – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah dan sektor swasta dalam memperkuat daya tarik investasi digital. Hal ini disampaikan dalam diskusi di Paviliun IndonesiaWorld Economic Forum (WEF) 2026, Davos, Swiss.

Wakil Ketua Umum Bidang Hubungan Luar Negeri Kadin Indonesia, Bernardino Vega, mengatakan ekosistem digital nasional membutuhkan kolaborasi erat lintas pemangku kepentingan agar potensi ekonomi digital Indonesia dapat dimaksimalkan dan dipercaya investor global.

kadin-sebut-investasi-digital-butuh-kolaborasi-pemerintah-dan-swasta%23goog_rewarded%22

“Kami memiliki banyak kebijakan yang baik. Dalam investasi digital, ada dua jenis inklusi digital. Pertama, proses yang sudah diotomatisasi tetapi masih berbasis manual,” ujarnya dilansir dari Antara, Jumat (23/1/2026).

“Kedua, disbursement, yaitu proses yang benar-benar berbeda karena peran digital jauh lebih besar dan lebih menyeluruh,” tambah dia.

Diskusi bertema Indonesia’s Digital Renaissance: Creating a Connected, Creative, and Competitive Economy yang digelar di Paviliun Indonesia pada Rabu (21/1/2026), menjadi bagian dari agenda strategis untuk menempatkan transformasi digital sebagai pengungkit daya saing ekonomi nasional sekaligus magnet investasi di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Diskusi itu menyoroti kesiapan Indonesia dari sisi pasar, infrastruktur, hingga kebijakan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.

BACA JUGA

Indef Yakin Kehadiran Danantara Bawa Dampak Signifikan ke Indonesia

Berdasarkan data Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII), penetrasi internet nasional telah melampaui 79% populasi. Dengan basis pengguna besar tersebut, nilai ekonomi digital Indonesia tercatat sebagai yang terbesar di Asia Tenggara, mencapai US$ 82 miliar, dan diproyeksikan terus meningkat seiring adopsi teknologi lintas sektor.

Melalui Paviliun Indonesia bertema Endless Horizons yang digelar selama WEF Davos 2026, 19–23 Januari, pemerintah dan dunia usaha menyampaikan pesan kuat kepada komunitas global bahwa Indonesia siap menjadi tujuan utama investasi digital dengan mengedepankan sinergi, kepastian kebijakan, dan komitmen jangka panjang terhadap pembangunan ekonomi digital berkelanjutan.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Analisis Emas “Ngerem” Dekat ATH, Dolar Menguat - Data Pasar 2026-01-23 Previous post Emas “Ngerem” Dekat ATH, Dolar Menguat
Analisis Gold Prices Slightly Lower, Profit-Taking Begins - Data Pasar 2026-01-23 Next post Gold Prices Slightly Lower, Profit-Taking Begins