Investasi 25 KEK Tembus Rp 82,6 Triliun Sepanjang 2025

Read Time:3 Minute, 10 Second
Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kendal.

Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kendal. (Istimewa)

Jakarta, Beritasatu.com – Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Jenderal Dewan Nasional kawasan ekonomi khusus (KEK) Rizal Edwin Manansang melaporkan realisasi investasi di 25 KEK sepanjang 2025 mencapai Rp 82,6 triliun atau sekitar 98% dari target yang ditetapkan.

Selain itu, penyerapan tenaga kerja di kawasan tersebut tercatat mencapai 88.541 orang.

“Capaian ini menunjukkan KEK terus berkembang sebagai salah satu instrumen penting dalam mendorong investasi dan penciptaan lapangan kerja di berbagai daerah,” ujar Rizal Edwin dalam keterangannya dikutip dari Antara, Minggu (15/3/2026).

ADVERTISEMENT

Secara kumulatif hingga 2025, realisasi investasi di kawasan ekonomi khusus telah mencapai Rp 336 triliun dengan total penyerapan tenaga kerja sekitar 249.000 orang.

Kajian yang dilakukan Prospera dan Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat (LPEM) Universitas Indonesia menunjukkan wilayah yang memiliki KEK mampu menarik investasi hingga 77% lebih tinggi dibandingkan wilayah non-KEK. Selain itu, penyerapan tenaga kerja tercatat 52% lebih besar.

Pada kawasan industri KEK, investasi asing langsung atau foreign direct investment (FDI) bahkan dapat mencapai sekitar 179% lebih tinggi dibandingkan kawasan non-KEK.

Executive Director Kendal Industrial Park Juliani Kusumaningrum menyampaikan hingga 2025 KEK Kendal mencatat akumulasi investasi sekitar Rp 187,05 triliun dengan penyerapan tenaga kerja mencapai 76.559 orang.

Seiring perkembangan tersebut, pertumbuhan produk domestik regional bruto (PDRB) Kabupaten Kendal pada 2025 meningkat signifikan hingga 8,84%.

KEK Kendal juga mengembangkan program link and match untuk memperkuat keterhubungan antara dunia industri dengan lembaga pendidikan dan pelatihan agar kebutuhan tenaga kerja industri dapat terpenuhi.

Sementara itu, Vice President Corporate Planning & Strategic Delivery Unit KEK Sanur Ade Saputra menjelaskan kawasan tersebut memiliki dua fokus utama, yakni sektor kesehatan dan pariwisata.

KEK Sanur diharapkan mampu meningkatkan daya saing layanan kesehatan dalam negeri sehingga masyarakat tidak perlu berobat ke luar negeri. Selama ini terdapat empat faktor utama yang mendorong masyarakat Indonesia berobat ke luar negeri, yakni ketepatan diagnosis, keahlian dokter, teknologi, dan biaya.

Salah satu fasilitas utama di kawasan tersebut adalah Bali International Hospital yang menyediakan layanan unggulan seperti kardiologi, onkologi, neurologi, ortopedi, serta layanan kesehatan ibu dan anak.

Selain itu, tersedia pula fasilitas kesehatan lain, termasuk pusat fertilitas Alpha IVF & Women’s Specialist yang bekerja sama dengan jaringan klinik fertilitas internasional.

Direktur Pemasaran dan Pengembangan KEK Industropolis Batang Indri Septa Respati mengatakan kawasan yang baru diresmikan pada 20 Maret 2025 tersebut menjalankan berbagai program pemberdayaan masyarakat berbasis empat kerangka utama, yakni ketenagakerjaan, ekonomi dan UMKM, lingkungan, serta sosial.

Program tersebut mencakup pelatihan menjahit untuk operator sepatu, pelatihan desain dan printing, serta pelatihan bahasa Inggris bagi calon tenaga kerja. Sejak 2022 hingga 2025, jumlah peserta pelatihan di kawasan tersebut mencapai lebih dari 1.800 orang.

Sementara itu, Direktur Utama PT Taman Resor Internet (Tamarin) Mike Wiluan menyampaikan KEK Nongsa juga mengembangkan talenta digital melalui program pelatihan vokasi Infinite Learning yang bekerja sama dengan sejumlah mitra global seperti Apple Developer Academy, RMIT University, Red Hat, dan IBM.

Hingga kuartal IV 2025, program tersebut telah diikuti lebih dari 8.000 peserta. Infinite Studios di kawasan itu juga telah memproduksi lebih dari 20 film internasional dan saat ini tengah menggarap 10 judul animasi yang melibatkan sekitar 160 tenaga kerja.

Pada sisi lain, External Relation and Special Economic Zone Director KEK Gresik Roro Ayu Yayuk Dwi Hastuti menyampaikan kawasan tersebut turut berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) berbasis lima pilar, termasuk pendidikan, kesehatan, ekonomi kerakyatan, dan pembangunan infrastruktur sosial.

BACA JUGA

Kontribusi tersebut tercermin dari peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Gresik yang naik dari 77,30 pada 2021 menjadi 79,69 pada 2025. Tingkat pengangguran di daerah tersebut juga berhasil ditekan dari 8% menjadi 5,47% dalam lima tahun terakhir.

“Hal ini membuktikan KEK Gresik berhasil menjadi pusat investasi industri baru yang mendukung hilirisasi dan rantai pasok industri nasional serta menciptakan lapangan kerja,” ujarnya.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Analisis Minyak Bertahan di Atas $100, Langkah Darurat Belum Redam Premi Risiko Iran - Data Pasar 2026-03-14 Previous post Minyak Bertahan di Atas $100, Langkah Darurat Belum Redam Premi Risiko Iran
Analisis API Laporkan Lonjakan Stok AS, Minyak Melunak! - Data Pasar 2026-03-18 Next post API Laporkan Lonjakan Stok AS, Minyak Melunak!