Pajak Emas (9): Faktor Apa Saja yang Menentukan Harga Emas pada Tingkat Pengecer?
Jakarta, Beritasatu.com – Harga emas yang terlihat di toko atau kanal penjualan resmi tidak selalu bergerak persis mengikuti harga emas dunia. Ada sejumlah faktor lain yang ikut menentukan harga ketika emas sudah berada di tingkat pengecer.
Harga emas global memang menjadi salah satu acuan utama. Namun, ketika dikonversi ke rupiah dan dipasarkan dalam bentuk emas fisik, terdapat komponen lain seperti nilai tukar, kondisi pasokan dan permintaan, biaya produksi, distribusi, hingga margin penjual.
arrow_forward_ios
Baca selengkapnyaPlay
00:00
00:05
00:30Mute
Lantas, apa saja yang menentukan harga emas yang dibayar konsumen?
BACA JUGA
Harga Emas Dunia Menjadi Acuan Utama
Pengamat komoditas Lukman Leong mengatakan harga emas di pasar domestik pada dasarnya dipengaruhi oleh pergerakan harga emas dunia.
ADVERTISEMENT
Harga emas internasional menjadi referensi karena emas merupakan komoditas yang diperdagangkan secara global.
Namun, harga tersebut umumnya menggunakan satuan ons troi dan dolar AS. Sementara konsumen Indonesia membeli emas dalam satuan gram dan menggunakan rupiah.
Karena itu, perubahan harga emas global perlu diterjemahkan terlebih dahulu ke dalam harga rupiah sebelum menjadi salah satu dasar penetapan harga emas fisik di Indonesia.
“Jadi harga global menjadi acuan utama, tetapi harga yang dibayar konsumen sudah mencerminkan berbagai biaya dan premium di pasar domestik,” ungkap Lukman kepada Beritasatu.com, Selasa (22/9/2026).
BACA JUGA
Menurut Lukman, harga emas yang dibayar konsumen terbentuk dari beberapa komponen. Selain nilai emas sebagai bahan utama, terdapat biaya pemurnian, pencetakan menjadi batangan, sertifikasi, pengemasan, dan distribusi hingga produk sampai ke konsumen.
Pedagang juga memperhitungkan biaya operasional, pembiayaan, serta risiko menyimpan stok emas. Setelah seluruh biaya tersebut diperhitungkan, harga jual dapat ditambah premium, yaitu tambahan harga di atas nilai dasar emas, serta margin keuntungan pedagang.
Untuk emas batangan, nilai kandungan emas biasanya menjadi komponen terbesar dalam harga jual. Sementara biaya produksi dan premium menjadi komponen tambahan di atas nilai dasar emas.
Besaran premium dapat berbeda-beda tergantung ukuran emas, merek, dan kondisi pasar. Karena itu, emas dengan kadar yang sama belum tentu memiliki harga jual yang sama.
