Analisis Tensi Iran–AS Jaga Minyak di Jalur Hijau - Data Pasar 2026-02-10

Tensi Iran–AS Jaga Minyak di Jalur Hijau

Read Time:3 Minute, 18 Second

Analisis Tensi Iran–AS Jaga Minyak di Jalur Hijau - Data Pasar 2026-02-10

Tensi Iran–AS Jaga Minyak di Jalur Hijau

Minyak masih bertahan di zona hijau di hari Selasa (10/2), karena Pasar belum berani buang “premi risiko” Timur Tengah. Per pukul 13:07 GMT (20:07 WIB), Brent naik +0,4% ke $69,32/barel, sementara WTI naik +0,2% ke $64,51/barel.
Bensin utamanya tetap satu: Selat Hormuz. Otoritas maritim AS memberi panduan agar kapal berbendera AS yang melintas menjauh sejauh mungkin dari perairan teritorial Iran dan menolak secara verbal bila ada permintaan naik kapal dari aparat Iran. Meski cuma “guidance”, market bacanya sebagai sinyal risiko—karena Hormuz itu jalur krusial yang dilalui sekitar seperlima konsumsi Minyak global.
Di saat yang sama, pembicaraan nuklir AS–Iran yang dimediasi Oman memang sempat bernada positif, tapi pelaku Pasar menilai ketidakpastian eskalasi masih cukup untuk mempertahankan premi risiko kecil. Bahkan analis menilai, tanpa tanda gangguan suplai yang benar-benar nyata, harga berpotensi rawan turun lagi—tapi untuk sekarang “ketegangan” masih jadi pagar yang menahan koreksi.
Tambahan bumbu datang dari Eropa: Uni Eropa mengusulkan perluasan sanksi Rusia yang untuk pertama kalinya menarget pelabuhan di negara ketiga (Georgia & Indonesia) yang menangani Minyak Rusia. Kalau paket ini lanjut, jalur logistik/layanan maritim bisa makin ketat—dan itu biasanya bikin Pasar energi makin sensitif.
Ada juga cerita permintaan: Reuters menyebut Indian Oil membeli 6 juta barel dari Afrika Barat & Timur Tengah, saat India menghindari Minyak Rusia di tengah manuver negosiasi dagang dengan Washington. Arus pembelian seperti ini ikut memperkuat kesan bahwa buyer lagi “ngamanin suplai” ketika headline geopolitik makin ramai. (Arl)
Sumber : Newsmaker.id

Analisis Komprehensif Pasar Minyak

Pasar Minyak dunia mengalami dinamika yang kompleks dipengaruhi faktor supply-demand, geopolitik, dan kebijakan energi global.

Faktor Penentu Harga Minyak

  • Kebijakan OPEC+: Kuota produksi dari kartel Minyak mempengaruhi supply global.
  • Data Inventori AS: Laporan mingguan EIA menjadi indikator penting demand.
  • Tensi Timur Tengah: Stabilitas kawasan produsen Minyak utama.
  • Permintaan Global: Pemulihan ekonomi pasca-pandemic mempengaruhi konsumsi.

Panduan Analisis Pasar Keuangan

Untuk sukses dalam trading dan investasi, penting untuk memahami berbagai alat analisis yang tersedia:

analisis fundamental

Analisis fundamental melibatkan studi mendalam tentang kondisi ekonomi, kebijakan moneter, dan faktor makro yang mempengaruhi Pasar. Tools seperti kalender ekonomi dan laporan fundamental menjadi kunci.

analisis teknikal

Analisis teknikal menggunakan data harga historis dan volume untuk memprediksi pergerakan masa depan. Indikator seperti moving average, RSI, dan MACD sering digunakan oleh trader.

Manajemen Risiko

Implementasi manajemen risiko yang tepat, termasuk position sizing dan stop-loss, sangat penting untuk keberlanjutan trading dalam jangka panjang.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Analisis EUR/USD Datar, Dolar Masih Cari Arah - Data Pasar 2026-02-10 Previous post EUR/USD Datar, Dolar Masih Cari Arah
Analisis Dolar Loyo: Data Lemah & Isu China Jadi Beban - Data Pasar 2026-02-10 Next post Dolar Loyo: Data Lemah & Isu China Jadi Beban