Analisis Dolar Kuat, Tapi Yield Naik: Ada Sinyal Inflasi? - Data Pasar 2026-03-02

Dolar Kuat, Tapi Yield Naik: Ada Sinyal Inflasi?

Read Time:2 Minute, 41 Second

Analisis Dolar Kuat, Tapi Yield Naik: Ada Sinyal Inflasi? - Data Pasar 2026-03-02

Dolar Kuat, Tapi Yield Naik: Ada Sinyal Inflasi?

Dolar AS kembali jadi “bintang” di Pasar FX. US Dollar Index (DXY) bertahan di area 98,3 pada perdagangan Eropa hari Senin (2/3), di dekat level tertinggi sekitar lima minggu, saat investor kembali mengutamakan aset aman di tengah gejolak geopolitik dan lonjakan energi.
Tekanannya terasa jelas di mata uang utama: EUR/USD turun ke sekitar 1,174 dan GBP/USD ke sekitar 1,335.
Menariknya, Dolar juga menguat terhadap “safe haven” lain. USD/JPY terangkat ke sekitar 157,18, sementara USD/CHF berada di sekitar 0,772—menunjukkan arus perlindungan nilai tidak cuma mengalir ke yen atau franc, tapi juga balik ke USD.
Di Pasar Obligasi, yield US Treasury 10 tahun naik tipis ke sekitar 3,97%. Setelah sempat turun karena dorongan safe haven, yield berbalik karena Pasar mulai menghitung dampak inflasi dari energi yang mahal—yang bisa bikin ruang pemangkasan suku bunga The Fed jadi lebih rumit.
Ke depan, fokus trader bakal terbagi dua: headline geopolitik (yang mengatur “risk-on/risk-off”) dan rangkaian data AS pekan ini (ISM, data tenaga kerja hingga NFP) yang bisa mengubah ekspektasi suku bunga—dan otomatis mengubah arah Dolar. (Arl)
Sumber : Newsmaker.id

Panduan Analisis Pasar Keuangan

Untuk sukses dalam trading dan investasi, penting untuk memahami berbagai alat analisis yang tersedia:

Analisis Fundamental

Analisis fundamental melibatkan studi mendalam tentang kondisi ekonomi, kebijakan moneter, dan faktor makro yang mempengaruhi Pasar. Tools seperti kalender ekonomi dan laporan fundamental menjadi kunci.

Analisis Teknikal

Analisis teknikal menggunakan data harga historis dan volume untuk memprediksi pergerakan masa depan. Indikator seperti moving average, RSI, dan MACD sering digunakan oleh trader.

Manajemen Risiko

Implementasi manajemen risiko yang tepat, termasuk position sizing dan stop-loss, sangat penting untuk keberlanjutan trading dalam jangka panjang.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Analisis Brent Meroket, Pasar Takut Pasokan Tersendat - Data Pasar 2026-03-02 Previous post Brent Meroket, Pasar Takut Pasokan Tersendat
Analisis Risk-Off Menguat, Emas Jadi Pelarian Utama - Data Pasar 2026-03-02 Next post Risk-Off Menguat, Emas Jadi Pelarian Utama