Analisis Dolar Menguat karena Permintaan Safe Haven, Aussie Melemah Jelang Data Inflasi - Data Pasar 2026-03-24

Dolar Menguat karena Permintaan Safe Haven, Aussie Melemah Jelang Data Inflasi

Read Time:3 Minute, 50 Second

Analisis Dolar Menguat karena Permintaan Safe Haven, Aussie Melemah Jelang Data Inflasi - Data Pasar 2026-03-24

Dolar Menguat karena Permintaan Safe Haven, Aussie Melemah Jelang Data Inflasi

Dolar AS menguat didorong arus safe haven ketika pertempuran antara aliansi AS–Israel dan Iran terus berlanjut, meski Presiden Donald Trump mengklaim pembicaraan tengah berjalan untuk mengakhiri perang. Di saat yang sama, Dolar Australia menjadi mata uang dengan kinerja terburuk di kelompok G10 menjelang rilis data inflasi domestik.
Bloomberg Dollar Spot Index naik 0,2% setelah sempat menguat hingga 0,4% pada awal perdagangan. Andrew Hazlett dari Monex menilai serangan semalam antara Iran dan Israel menghidupkan kembali permintaan safe haven terhadap Dolar, karena “tidak ada padanan operasional” dari jeda yang disebut Trump di kedua pihak. Ia juga menilai pernyataan Trump sempat memicu mispricing risiko, namun pagi ini Pasar kembali memasukkan risiko tersebut karena tidak ada de-eskalasi nyata dan perang tidak bisa “di-switch on/off.”
Dari sisi data AS, estimasi awal dari ADP Research dan Stanford Digital Economy Lab menunjukkan payroll sektor swasta AS naik rata-rata 10.000 per pekan dalam periode empat minggu hingga 7 Maret. Namun di saat yang sama, aktivitas bisnis AS melambat pada Maret mendekati level terendah hampir satu tahun, sementara harga yang dibayar untuk bahan baku dan input lain meningkat.
Data S&P Global menunjukkan flash composite PMI Maret turun 0,5 poin menjadi 51,4 (level di atas 50 masih menandakan ekspansi). Elias Haddad dari Brown Brothers Harriman mengatakan data PMI flash Maret menantang narasi stagflasi yang “jinak” dari FOMC. Ia menyoroti lonjakan harga input dan output yang dipicu kenaikan harga energi akibat perang. Senada, Win Thin dari Bank of Nassau 1982 menilai dampak konflik Iran mulai terlihat pada PMI. Meski AS dianggap lebih “kebal” dibanding Eropa atau Asia terhadap lonjakan energi, ia menekankan AS tetap tidak sepenuhnya imun.
Di Eropa, EUR/USD turun 0,2% ke 1,1589, seiring aktivitas sektor swasta zona euro tumbuh pada laju paling lambat sejak Mei tahun lalu. Pasar menilai perang memicu inflasi sambil mengancam pemulihan ekonomi yang masih rapuh.
Di Pasifik, AUD/USD turun 0,7% ke 0,6964 menjelang data CPI Australia untuk Februari. Bloomberg Economics memperkirakan inflasi kemungkinan tetap bertahan di atas target 2%–3% Reserve Bank of Australia. NZD/USD melemah 0,6% ke 0,5825, setelah gubernur bank sentral Selandia Baru memberi sinyal pembuat kebijakan tidak akan terburu-buru menaikkan suku bunga sebagai respons konflik, dan memilih menunggu lonjakan biaya bahan bakar selama tidak memicu tekanan inflasi yang lebih luas.
Di Asia, USD/JPY naik 0,2% ke 158,79. Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi disebut ingin meningkatkan respons terhadap dampak perang Iran, termasuk meninjau ekosistem produk terkait Energi Fosil, di tengah meningkatnya risiko kelangkaan dan efek domino ke perekonomian.(mrv)
Sumber : Newsmaker.id

Panduan Analisis Pasar Keuangan

Untuk sukses dalam trading dan investasi, penting untuk memahami berbagai alat analisis yang tersedia:

Analisis Fundamental

Analisis fundamental melibatkan studi mendalam tentang kondisi ekonomi, kebijakan moneter, dan faktor makro yang mempengaruhi Pasar. Tools seperti kalender ekonomi dan laporan fundamental menjadi kunci.

analisis teknikal

Analisis teknikal menggunakan data harga historis dan volume untuk memprediksi pergerakan masa depan. Indikator seperti moving average, RSI, dan MACD sering digunakan oleh trader.

Manajemen Risiko

Implementasi manajemen risiko yang tepat, termasuk position sizing dan stop-loss, sangat penting untuk keberlanjutan trading dalam jangka panjang.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Analisis Minyak Kembali Menguat di Tengah Kekhawatiran Meluasnya Eskalasi Perang Timur Tengah - Data Pasar 2026-03-24 Previous post Minyak Kembali Menguat di Tengah Kekhawatiran Meluasnya Eskalasi Perang Timur Tengah
Analisis Minyak Menguat di Tengah Ketidakpastian De-eskalasi Iran saat Konflik Terus Berlangsung - Data Pasar 2026-03-25 Next post Minyak Menguat di Tengah Ketidakpastian De-eskalasi Iran saat Konflik Terus Berlangsung