Analisis Dolar Menguat Usai CPI April Panas, Pasar Pantau Gencatan Senjata Iran - Data Pasar 2026-05-12

Dolar Menguat Usai CPI April Panas, Pasar Pantau Gencatan Senjata Iran

Read Time:3 Minute, 15 Second

Analisis Dolar Menguat Usai CPI April Panas, Pasar Pantau Gencatan Senjata Iran - Data Pasar 2026-05-12

Dolar Menguat Usai CPI April Panas, Pasar Pantau Gencatan Senjata Iran

Dolar AS menguat untuk sesi kedua pada Selasa setelah data inflasi AS menunjukkan tekanan harga kembali meningkat, sementara ketidakpastian atas daya tahan gencatan senjata dalam perang Iran turut mengangkat permintaan safe haven. Indeks Dolar (DXY) naik 0,37% ke 98,33, dengan euro turun 0,38% ke US$1,1737.
CPI April naik 0,6% (sesuai estimasi) setelah 0,9% pada Maret. Secara tahunan, CPI meningkat 3,8%, tertinggi sejak Mei 2023 dan sedikit di atas perkiraan 3,7%, dibanding 3,3% pada Maret. Repricing suku bunga menguat: Pasar makin menyingkirkan peluang pemangkasan The Fed tahun ini, sementara probabilitas kenaikan setidaknya 25 BPS pada pertemuan Desember naik ke 31,3% dari 23,6% (CME FedWatch).
Di sisi politik moneter, proses pergantian pimpinan The Fed ikut menjadi perhatian setelah Kevin Warsh—pilihan Presiden Donald Trump—melewati tahapan prosedural penting di Senat, mendekati konfirmasi dan transisi dari Jerome Powell yang masa jabatannya sebagai pemimpin berakhir pada Jumat. Di luar data, risiko geopolitik kembali mendorong premi risiko energi setelah Trump menyebut kesepakatan Iran “on life support” dan menilai tuntutan Teheran sebagai “garbage”, menjaga kekhawatiran pasokan; WTI naik 3,32% ke sekitar US$101,33 per barel dan Brent naik 3,27% ke sekitar US$107,62.
Di Pasar valuta lain, Dolar menguat 0,28% terhadap yen ke 157,59 setelah pergerakan yen yang sempat melonjak memicu spekulasi “rate check”, yang kerap dikaitkan dengan sinyal awal potensi intervensi. Menteri Keuangan AS Scott Bessent menyatakan AS dan Jepang sepakat volatilitas berlebih tidak diinginkan, komentar yang dipandang memberi ruang dukungan bagi langkah Tokyo menstabilkan yen.
Pound melemah 0,65% ke US$1,3521 di tengah dinamika politik Inggris, sementara Dolar relatif stabil terhadap offshore yuan di 6,792 menjelang pertemuan Trump–Xi di Beijing yang juga diperkirakan mencakup isu Taiwan dan hubungan bilateral.(yds)
Sumber: Newsmaker.id

Panduan Analisis Pasar Keuangan

Untuk sukses dalam trading dan Instrumen Investasi, penting untuk memahami berbagai alat analisis yang tersedia:

analisis fundamental

Analisis fundamental melibatkan studi mendalam tentang kondisi ekonomi, kebijakan moneter, dan faktor makro yang mempengaruhi Pasar. Tools seperti kalender ekonomi dan laporan fundamental menjadi kunci.

Analisis Teknikal

Analisis teknikal menggunakan data harga historis dan volume untuk memprediksi pergerakan masa depan. Indikator seperti moving average, RSI, dan MACD sering digunakan oleh trader.

Manajemen Risiko

Implementasi manajemen risiko yang tepat, termasuk position sizing dan stop-loss, sangat penting untuk keberlanjutan trading dalam jangka panjang.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Analisis Emas Turun di Bawah $4710 Saat Hormuz Tertutup dan CPI AS Panas - Data Pasar 2026-05-12 Previous post Emas Turun di Bawah $4710 Saat Hormuz Tertutup dan CPI AS Panas
Analisis Minyak Naik, Keraguan Gencatan AS–Iran Pertahankan Risiko Hormuz - Data Pasar 2026-05-12 Next post Minyak Naik, Keraguan Gencatan AS–Iran Pertahankan Risiko Hormuz